Pengendalian Internal Arus Kas Perusahaan dengan Sistem Informasi Akuntansi

0 komentar
TwitThis
Setiap perusahaan dalam menjalankan operasi usahanya akan mengalami arus masuk kas (cash inflows) dan arus keluar (cash outflows). Apabila arus kas yang masuk lebih besar daripada arus kas yang keluar maka hal ini akan menunjukkan positive cash flows, dan sebaliknya apabila arus kas yang masuk lebih kecil dari arus kas yang keluar maka arus kas yang terjadi menunjukkan negative cash flows. Definisi arus kas adalah arus masuk dan keluar kas atau setara kas. Laporan arus kas tercakup pada laporan tahunan perusahaan, memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar dan arus kas setara. Juga menganalisa semua perubahan yang mempengaruhi kas dalam kategori operasi, investasi dan pendanaan dari suatu perusahaan selama suatu periode. Pengendalian arus kas sangat diperlukan dalam sebuah perusahaan. Pengendalian adalah proses mempengaruhi atau mengarahkan aktivitas sebuah obyek, organinsasi atau system. Sedangkan pengendalian internal adalah rencana organisasi dan metoda yang digunakan untuk menjaga dan melindungi aktiva, menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, memperbaiki efisiensi dan mendorong ditaatinya kebijakan manajemen.

Dengan adanya pengendalian internal yang memadai diharapkan segala kesalahan, penyimpangan dan kecurangan, dan hal hal yang meragukan perusahaan dapat ditekan serendah mungkin. Itu berarti pengendalian internal atas pendapatan yang memadai dalam suatu perusahaan dapat ditunjang oleh sebuah sistem informasi akuntansi yang memadai pula. Dengan adanya masalah arus kas tersebut diperlukan system pengendalian internal dalam sebuah perusahaan. Dimana fungsi dari sistem pengendali ini merupakan sistem control yang akan mengontrol arus kas dalam sebuah perusahaan. Sistem pengendalian intern merupakan suatu istilah yang telah umum dan banyak digunakan untuk berbagai kepentingan. Sistem pengendalian intern meliputi organisasi serta semua metode dan ketentuan yang terkoordinasi yang dianut dalam suatu perusahaan untuk melindungi harta miliknya, mencek kecermatan dan keandalan data akuntansi, meningkatkan efisiensi usaha dan mendorong ditaatinya kebijakan manajemen yang telah digariskan.

sistem wewenang dan prosedur pembukuan yang baik berguna untuk melakukan pengawasan akuntansi yang cukup terhadap hak milik, hutang-hutang, pendapatan dan biaya-biaya. Praktek – praktek yang sehat haruslah dijalankan didalam melakukan tugas – tugas dan fungsi – fungsi setiap bagian dalam organisasi.Suatu tingkat kecakapan pegawai yang sesuai dengan tanggungjawab. Sistem pengendalian intern kas pada umumnya adalah melakukan pengawasan terhadap sistem dan prosedur penerimaan kas, sistem dan prosedur pengeluaran kas. Pengawasan ini dilakukan dengan adanya laporan arus kas perusahaan yang dapat membantu para pemakainya untuk melihat bagaimana saldo kas dan setara kas dalam neraca perusahaan berubah dari awal hingga akhir periode akuntansi dan apa artinya perubahan tersebut bagi perusahaan, apakah menunjukkan prestasi positif atau negative. Karena laporan arus kas tidak dapat dipisahkan dengan laporan keuangan lainnya, maka penggunaannya secara bersama – sama akan memberikan hasil yang lebih tepat untuk mengevaluasi sumber dan penggunaan kas perusahaan dalam seluruh kegiatan perusahaan. Dengan demikian dapat membantu para pemakai laporan keuangan untuk mengevaluasi struktur dan kinerja keuangan suatu perusahaan.

Efek Minum Air Sambil Berdiri

0 komentar
TwitThis
Hay semua.. pasti kalian pernah deh secara ga sadar bahkan dengan sadar, pernah minum sambil berdiri.. apa lagi kalo kita dalam keadaan letih n haus bgt yahh..?
tapi ternyata kebiasaan yg terlihat sepele itu dapat mengakibatkan penyakit yang berbahaya loh.. !!!



Bila kita minum sambil duduk, air yang kita minum akan disaring oleh sphincter. Sphincter adalah suatu struktur maskuler ( berotot ) yang bisa membuka ( sehingga air kemih dapat lewat ) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Nah jika kita minum berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi langsung menuju kantung kemih sehingga terjadi pengendapan disaluran ureter. Limbah-limbah ( pengendapan ) yang menyisa diureter inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal yang merupakan salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Salah satu gejalanya adalah susah buang air kecil.

Cara mengatasinya :
1. Biasakan minum sambil duduk
2. Perbanyak minum air putih

Silahkan dicoba :)

Tambahan :
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”.

(HR.Muslim dan Turmidzi)

bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)



Nah.. ga ada ruginya kan kalo kalian minumnya sambil duduk?
semoga bermanfaat tuk semua.. :)


Dikutip dari : http://cafepojok.com

Sistem Informasi Akuntansi

0 komentar
TwitThis
Sistem Informasi Akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang merubah data transaksi bisnis menjadi informasi keuangan yang berguna bagi pemakainya yaitu pihak luar(ekstern) oragnisasi perusahaandan pihak dalam(intern) oraganisasi perusahaan.
Kebutuhan para pemakai ekstern dapat dipenuhi dengan adanya publikasi laporan laba/rugi. Sedangkan para pemakai intern dapat memenuhi kebutuhan informasi akuntansinya untuk mencapai nilai ekonomis (laba) perusahaan semaksimal mungkin.



Berikut pengertian-pengertian mengenai sistem informasi akuntansi (SIA) :

1. Wilkinson (1991)

Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

2. Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997)
Mendefinisikan sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.


TUJUAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

1. Untuk mendukung operasi-operasi sehari-hari (to Support the –day-to-day operations).

2. Mendukung pengambilan keputusan manajemen (to support decision making by internal decision makers).

3. Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggung-jawaban (to fulfill obligations relating to stewardship).

Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
• Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
• Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
• Meningkatkan efisiensi
• Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
• Meningkatkan sharing knowledge
• menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan


Dalam SIA ada 2 pemakai informasi akuntansi yaitu:

1. Pihak ekstern
– Para langganan
– Para leveransir (supplier)
– Para pemegang saham (stockholder)
– Para pegawai
– Para pemberi pinjaman
– Instansi Pemerintah

2. Pihak Intern
SIA menyiapkan informasi bagi manajemen dengan melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi perusahaan dengan lingkungan sekitarnya.

Dikutip dari :
* susilawati.files.wordpress.com/2007/09/sistem-informasi-akuntansi.ppt
* http://blog.re.or.id

 
Share |

Blog Templates © Copyright by zhiimon's zhi | Template by DBOXRF | Blog Trick at Blog-HowToTricks